Selasa, 09 Oktober 2018

Opini Perkembangan Bisnis TIK di Indonesia

     Pada dasarnya TIK mempunyai peran yang sangat penting dalam kegiatan manusia sehari- hari dan mengalami perkembangan yang luar biasa. Kenyataannya kegiatan kita sehari -hari tidak luput dari peran penting adanya TIK, tidak terkecuali dalam melakukan bisnis di bidang ekonomi dan perbankan. Oleh karena itu, pada zaman sekarang dibutuhkan SDM (Sumber Daya Manusia) yang lebih berwawasan di bidang TIK agar kedepannya tercipta SDM ahli dibidang ini. Pada kota besar di Indonesia seluruh kegiatan perekonomian pada zaman sekarang di dukung penuh oleh perkembangan TIK, dari berbagai sektor perdagangan juga telah menggunakan fasilitas TIK. Bahkan sampai saat ini TIK dijadikan kebutuhan utama dalam bisnis apapun karena dapat memangkas biaya, waktu dan tenaga untuk menyelesaikan suatu pekerjaan. Beda halnya dengan di pedesaan, peranan TIK belum banyak berpengaruh dalam kegiatan bisnis disana. Semua disebabkan karena minimnya SDM yang mengerti mengenai TIK dan juga jaringan yang minim, berbeda seperti di kota besar terdapat banyak jaringan yang mudah terjangkau dimanapun. 

     Perkembangan TI dan kebutuhan tersebut menghadirkan berbagai aplikasi dan layanan e-business, e-commerce, e-banking dan lainnya. E-commerce adalah transaksi perdagangan menggunakan jaringan komunikasi internet. E-commerce sendiri merupakan bagian dari e-business. Selain teknologi jaringan, e-commerce juga menggunakan teknologi basis data (database), surat elektronik (e-mail), dan bentuk teknologi non komputer yang lain seperti halnya sistem pengiriman barang, dan alat pembayaran untuk e-commerce tersebut. Dengan hadirnya TI juga mempermudah cara komunikasi dalam perusahaan dan juga lajurnya pengetahuan serta informasi. 

     Pada saat ini bisnis di bidang e-commerce memang sangat menjanjikan, karena di era modernisasi seperti sekarang banyak sekali pengguna gadget yang ingin melakukan pembelian barang atau sesuatu tetapi mereka ingin memesan dari rumah. Untuk itu perkembangan bisnis pada perdagangan online untuk saat ini sangat menjanjikan karna pengguna aplikasi e-commerce dapat dengan fleksibel membeli dimana saja dan kapan saja. Maka dari itu, untuk memulai suatu bisnis harus disertakan kemampuan SDM di bidang TIK yang baik karena pada zaman modernisasi penggunaan TIK merupakan hal wajib untuk suatu bidang bisnis di Indonesia.

Minggu, 05 November 2017

Hasil Desain Logo



Berikut ini merupakan desain logo hasil karya saya menurut cara pandang saya sendiri. Disini logo mengusung tema simple, elegan, dan menarik. Saya memasukan kembali logo maskot untuk Global TV yang ada pada logo – logo terdahulu yang sempat dihilangkan keberadaannya. Untuk tulisan “ Global “ sendiri saya hilangkan karna secara umum orang – orang diluar sana sudah mengetahui logo ini itu merupakan logo Global TV jadi saya rasa ridak perlu ditulis kembali. Selanjutnya saya memasukkan kata TV karna untuk memberi tanda bahwa logo ini terdapat pada perusahaan dalam bidang pertelevisian. Sementara untuk semboyan yang hanya terdapat pada logo terbaru Global TV saya ikut sertakan kembali kedalam desain saya karna dapat membuat logo tidak sepi dan agar Global TV mempunyai semboyan tersendiri. Untuk menambahkan unsur elegan saya menambahkan 2 garis pada atas dan bawah agar terlihat menarik, dan juga pemilihan warna dipadukan dengan warna maskot agar terlihat pas tidak berlebihan. Saya sendiri membuat tulisan TV dimiringkan sekitar 200 agar terlihat lebih bervariasi dan menarik.

Analisa Logo Global TV



Logo merupakan suatu gambar atau sekadar sketsa dengan arti tertentu, dan mewakili suatu arti dari perusahaan, daerah, organisasi, produk, negara, lembaga, dan hal lainnya membutuhkan sesuatu yang singkat dan mudah diingat sebagai pengganti dari nama sebenarnya.
Logo harus memiliki filosofi dan kerangka dasar berupa konsep dengan tujuan melahirkan sifat yang berdiri sendiri atau mandiri. Logo lebih lazim dikenal oleh penglihatan atau visual, seperti ciri khas berupa warna dan bentuk logo tersebut.
GTV awalnya menggunakan logo "TVG" dengan tulisan "tv" warna hijau dan huruf "G" besar warna biru digunakan ketika masih merelai acara-acara MTV Indonesia, digunakan pada tanggal 1 Juni 2002 hingga 2006. Seiring makin banyaknya acara non-MTV yang tayang di GTV, termasuk acara Nickelodeon, logo "TVG" dipensiunkan dan diganti dengan logo yang terdiri dari huruf "G" yang memiliki perpaduan warna hijau, jingga, dan biru di atasnya dengan tulisan "GlobalTV" di bawahnya pada tanggal 13 Oktober 2006, bertepatan dengan acara "Fant4stik", yaitu perayaan Ulang Tahun Global TV ke-4. Agar lebih segar, Global TV mengganti logonya dengan bola tiga-dimensi biru dengan huruf "G" pada tanggal 1 Juli 2008, pada saat Euro 2008 berakhir.
Pada tanggal 11 Oktober 2017, Global TV mengganti nama dan logonya menjadi GTV, bertepatan dengan acara "Amazing 15", yaitu perayaan Ulang Tahun Global TV ke-15.
Berikut ini adalah perkembangan logo GTV (2002-sekarang):
1.      Logo pertama Global TV dengan akronim TVG (1 Juni 2002-13 Oktober 2006)  


2.      Logo kedua Global TV (13 Oktober 2006-1 Juli 2008)  

 
3.      Logo ketiga Global TV (1 Juli 2008-28 Maret 2012)


4.      Logo terakhir Global TV (29 Maret 2012-11 Oktober 2017). Logo ini masih tetap digunakan saat siaran lokal di luar Jabodetabek

5.      Logo GTV (11 Oktober 2017 – sekarang) 

Pada logo pertama
            Menurut saya pada logo pertama kali Global TV yaitu TVG, memang pada zamannya untuk logo tersebut merupakan logo yang bagus, menarik dan simple. Namun seiring majunya perkembangan zaman logo seperti itu terbilang terbelakang karna zaman sekarang banyak logo – logo dari perusahaan pesaing mempunyai bentuk logo yang modern tetapi tetap megusung kesan simple.
Pada logo kedua
            Disini sudah mulai terlihat Global TV mempunyai maskot sendiri untuk perusahaannya yaitu huruf “G” yang mempunyai bentuk agak lingkaran dengan bentuk yg smooth dan tidak terlihat aku pada ujung sisinya. Dengan mengusung warna orange, biru dan sedikit hijau menurut saya ini tidak sepadan dalam kolaborasi warnanya. Disini juga terdapat tulisan Global TV yang menandakan nama perusahaan tersebut. Jadi menurut saya dalam perubahan logo kedua ini perpaduan warna kurang cocok untuk dipasang pada maskot.
Pada logo ketiga
            Pada logo selanjutnya telah terbentuk logo maskot huruf “G” dengan bentuk yg smooth warna yang sesuai dan terlihat 3D. Menurut saya ini memang yang terbaik diantara semua perubahan logo yang terjadi namun terdapat kekurangan yaitu letak “globaltv” yang tidak sesuai dan penggunaan huruf kapital yang tidak sesuai juga disini. Untuk masalah warna tidak ada masalah mungkin perlu ditambahkan sedikit warna lain agar terlihat lebih berwarna.
Pada logo keempat
            Sangat disayangkan disini pemberian maskot Global TV tidak lagi terjadi. Pada kali ini maskot dihilangkan dan tidak terdapat dalam logo sama sekali. Disini hanya terdapat tulisan Global TV dengan tulisan yang tegak dan perpaduan warna  antara biru dan merah yang menurut saya tidak masalah karena terlihat simple dan menarik. Namun kekurangannya adalah pada penghapusan maskot dari Global TV sendiri.
Pada logo terakhir
            Menurut saya diantara semua ini yang merupakan terlihat paling menarik. Disini mengusung tema simple, elegan dan menarik. Perpaduan warna juga sudah terlihat di logo ini dan logo tidak terkesan sepi walaupun simple. Namun sangat disayangkan disini tidak terdapat maskot huruf “G” seperti biasanya. Huruf “G” disini juga menurut saya mirip sekali dengan logo “G” pada Google. Hanya saja berbeda warna sedikit dari Google. Disini juga terdapat semboyan “Pilihan Terbaik Keluarga Indonesia” yang menurut saya bagus karena membuat logo tersebut terlihat tidak sepi.
            Maka dari itu saya akan mencoba mendesain ulang bagaimana membuat logo global tv agar terlihat menarik, simple dan elegan menurut cara pandang saya sendiri.